MangoeSky Dorong Perkembangan Wawasan Masyarakat Kalimantan Utara

By Sonny | Nov 30, 2018

https://mangoesky.com/assets/design_v2/img/news/2b77d8dd1d432bcdaaba704a98e5a526.jpg

Tanjung Selor – Kamis (29/11), Sebanyak 80 Titik WiFi gratis terpasang di seluruh Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Seluruh WiFi saat ini ditangani oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) yang bekerja sama dengan PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom). Menurut data Diskominfo Kaltara, dari 80 titik WiFi gratis, 51 diantaranya sudah terpasang pada area Publik. Seperti, pelabuhan, rumah sakit, taman, hingga pasar. "Tujuan pemasangan WiFi gratis, yakni untuk menunjang kemudahan akses internet bagi masyarakat Kaltara," Ungkap Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambire.


Lebih jauh lagi, dengan adanya WiFi gratis ini, dapat untuk mendorong perkembangan wawasan masyarakat. Serta mendongkrak pertumbuhan perekonomian digital di Kaltara.


Service Set Identifier (SSID) pada Wifi yang terpasang ini dikenal dengan nama ‘Kaltara Terdepan’. “Setiap jaringan WiFi Kaltara Terdepan itu, memiliki kecepatan internet mencapai 50 Mbps,” jelas Gubernur yang didampingi Kepala Diskominfo Kaltara Syahrullah. Kecepatan tersebut, dinilai cocok dan memadai untuk masyarakat umum mencari informasi dari internet.


Irianto pun menambahkan, untuk efisiensi, Diskominfo terus memantau pemanfaatan 51 titik WiFi yang berada di area publik tersebut. Selain untuk monitoring dan evaluasi, tingkat penggunaan jaringan saat ini dipantau.


"Yang kurang penggunaannya, akan digeser ke lokasi lebih ramai penggunaannya," Jelas Gubernur. Dalam waktu dekat, Diskominfo akan menambah titik WiFi gratis ini di Bulungan. Diantaranya, Taman Ahmad Yani, Kultea dan ruang terbuka hijau dekat dengan pelabuhan Kayan II.


Disebutkan pula oleh Irianto, untuk pengelolaan 51 titik WiFi Kaltara Terdepan itu menggunakan anggaran senilai Rp. 41.182.500 per bulannya. Dana berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kaltara. "Dana ini sudah termasuk dengan biaya perawatan," Ucap Gubernur.


Saat ini, Diskominfo pun sedang menyediakan tambahan titik jaringan internet khusus untuk SMA dan SMK guna menunjang pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Ada 7 titik jaringan internet yang disediakan sesuai dengan usulan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kaltara. Dalam penyediaannya, Diskominfo menggunakan internet berbasis satelit atau VSAT yang dikelola oleh MangoeSky. "Menurut keterangan Diskominfo, kuotanya 5 GB dengan bandwidth 2 Mbps,” Ungkap Gubernur. Selain untuk UNBK, titik jaringan internet ini tetap bisa digunakan oleh pihak Sekolah untuk keperluan Sekolah Lainnya.


Gubernur juga menjelaskan, dukungan jaringan untuk bidang pendidikan itu dalam pembiayaan bakal melibatkan Disdikbud Provinsi Kaltara. "Dari penjelasan kepala Diskominfo, 7 titik tersebut telah terpasang tahun ini. Sementara, untuk pendanaan penggunaan internet dan lainnya masih dikoordinasikan dengan pihak Disdikbud Kaltara. Apakah akan dilanjutkan oleh mereka, atau tetap dikelola Diskominfo," Jelas Irianto. 7 titik tersebut, saat ini masih menjadi wewenang pengelolaan Diskominfo Kaltara (hingga maret 2019) sampai ada kesepakatan resmi dengan Disdikbud Kaltara.


Tidak hanya disitu, Diskominfo sedang memfokuskan jaringan internet untuk kepentingan kesehatan di Puskesmas KM 9 Tanjung Selor, serta penopang kegiatan pendidikan di SMPN 1 Tanjung Palas Utara.


“Penyediaan jaringan ini, atas usulan langsung pihak sekolah dan Puskesmas tersebut. Untuk tahun ini, pengelolaannya masih dilakukan Diskominfo, tapi untuk tahun depan bergantung penggunanya. Apakah akan tetap dilanjutkan oleh mereka atau tidak, itu tergantung kepada keputusan pihak Puskesmas dan SMP Negeri 1 Tanjung Palas Utara,” Tutup Irianto. 


Sumber